Bisnis Herbal Sinergi dan Leker Legendaris Terbukti Cocok Untuk Semua Penggiat UKM Baik Mahasiswa,Ibu Rumah Tangga,Pengusaha,Maupun Penggiat Kuliner Dengan Jaminan 100% Uang Kembali Jika Tidak Berhasil Membuat Leker Dengan Alat dan Resep Kami !!!

Senin, 19 Oktober 2015

ALAT LEKER LEGENDARIS VARIANT BARU

1.ALAT LEKER LEGENDARIS MANUAL (ENGKOL MANJUAL)
   Harga : Rp2.000.000 (Belum ongkir)

2.ALAT LEKER LEGENDARIS ELEKTRIK (Engkol manual bisa dan elektrik)
   Harga : Rp 2.300.000 (Belum ongkir)

3..ALAT LEKER LEGENDARIS ELEKTRIK (Engkol manual bisa dan elektrik pakai saklar sensor)
   Harga : Rp 2.600.000 (Belum ongkir)


4.ALAT LEKER LEGENDARIS MULTI
    (2 bahan bakar: LPG dan listrik, engkol manual dan elektrik)
    Harga : Rp 3JT (Belum ongkir)

Senin, 06 April 2015

Life Skill dan Mindset Anak Adalah Modal Entrepreneurship

Sekolah pada umumnya hanya mengakomodir kebutuhan wali muridnya dalam hal membantu agar anaknya bisa belajar di sekolah.Tiga ranah tang disentuh dalam pembelajaran yaitu : Afektif, ranah dimana siswa diupayakan memiliki kemampuyan aktif untuk berbuat dan bersikap positif tidak pandang bulu kepada siapa saja dan tidak pandang tempat di mana saja.Yang kedua adalah ranah Kognitif, yaitu siswa diharapkan mampu menjadikan apa dan siapa saja yang ada di depannya merupakan sumber belajar. Hal ini bisa dialokasikan di rumah ,sekolah dan masyarakat.Ranah yang ke tiga adalah ranah psikomotorik, yaitu siswa diharapkan mampu melakukan gerakan-gerakan cepat atau lambat sesuai instruksi gurunya.Dalam pembelajaran banyak yang dapat dibesut di sini,terutama dalam bidang Pelajaran agama Islam :praktek sholat,wudhu,tayammum,adzan dan iqomah, dan lain-lain,olah raga, ketrampilan dan seni budaya.
http://id.aliexpress.com/w/wholesale-register-toy.html
Namun sebenarnya ada yang seharusnya diperhatikan oleh para ortu dan pendidik, yaitu Life Skill anak didik.Sebab hal ini akan menjadikannya para siswa
tersebut lebih siap menghadapi zamannya dengan anthusiasme dan optimisme.
Dari hal-hal kecil yang masih berada di lingkungan siswa , di sekolah siswa bisa diberikan sebuah tantangan hidup seperti merasakan bagaimana mencuci kaos kakinya sendiri,mencuci alat makannya sendiri,menyetrika baju dan celana seragamnya sendiri,mencuci sepedanya sendiri,memasak mie goreng untuk makan malamnya sendiri,menyiapkan buku pelajarannya sendiri dan banyak lagi contoh kegiatan sehari-hari yang bisa dijadikan sebagai latihan anak didik atau siswa agar dia lebih mampu melakukan segala hal baik itu di rumah ataupun di sekolahnya.
Dengan demikian siswa mampu menilai betapa susahnya hidup dan memang hidup harus bersusah-susah payanh dahulu sebelum  menuai harapan atau hasil yang memuaskannya.Hidup adalah berproses,dinamis,peregerakan,bersaing,berlomba dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat baik bagi dirinya maupun untuk orang lain.Mampu mengetahui dimana letak kebutuhannya dan orang lain.Mampu mengetahuio celah dimana ada kesulitan disitu ada peluang baru!Mengkaji situasi genting dan menyelesaikannya dengan cerdas dan jitu.Meminimize kerugian material dan waktu.

Senin, 23 Februari 2015

Menumbuhkan Semangat Berbisnis Sejak Dini

Semangat intrepreneur sebenarnya bisa diawali sejak usia dini.Banyak di antara pedagang tidak sengaja bahwa dirinya sukses berdagang memang karena sejak dini mereka ikut pelajaran dagang orangtuanya walau secara terpaksa sebenarnya hal ini akan masuk dalam long term memory anak mereka.Wal hasil ketika anak mereka tumbuh dewasa ternyata dibarengi denga tingkat kesungguhan mereka dalm bisnis walau kecil-kecilan.Hal ini apabila dipantau oleh orangtua maka akan dahsyat hasilnya.

Fiyya :   Intrepreneur Cilik Bunga
Semisal anak usia Sekolah Dasar, belajar berwira usaha menual dagangan yang orangtua mereka bawakan dari rumah.Hal ini apabila digeluti anak sehingga benar-benar sudah menjadi hoby menjual , maka akan berbuah sesuatu pengalaman pribadi anak dan akan di ingat pengalamannya ini sampai dewasa.
Alangkah susahnya menumbuhkan sebuah bisnis habit ini mana kala dibandingkan dengan seseorang yang mau tidak mau harus banting tulang atau stir karena harus berjualan selepas PHK dari sebuah pekerjaan.Akan tetapi apabila sebuah habit ini sudah aada semenjak seseorang bekerja menjadi karuawan sebuah perusahaan sambil menjual produk secara on-line umpamanya maka akan terasa enjoy-enjoy saja dan tidak akan kaget walau ada PHK.

Maka sebuah inspirasi itu wajib dikembangkan kapan saja dan di mana saja apalagi soal intrepreneur.Ini penting kapan saja dan di mana saja.Selama orang masih hidup , orang tersebut harus usaha, punya usaha dan berusaha supaya usahanya tadi tetap jalan dan semakin bertambahnya usia semakin bertambah kemajuannya.

Mari kita tumbuhkan sikap inytrepreneur ini dalam anak-anak kita semenjak mereka mulai bertanya tentang apa yang kita lagi usahakan buat mereka tanpa kita bebankan segala hal yang berkaitan dengan intrepreneur tersebut secara maksimal dulu .Karena memang masih latihan kecil-kecilan, perintisan dengan pembukuan yang sederhana sebisanya dan terkontrol.

Berbicara mengenai intrepreneur ini , maka kita akan mau atau tidak mau jelas berhubungan dengan edukasi anak dan belajarnya di sekolah.Anak kita buat senyaman mungkin dalam hal ini.Mereka boleh bisnis asal tidak boleh melupakan kewajiban mereka yaitu belajar.Hal ini akan menjadi sebuah tantangan baru bagi mereka.Kita bicarakan kepada mereka , nak kamu semakin maju apabila kamu bisa menangani satu dua dan tiga masalah dengan sebuah solusi.Artinya kita dengan satu kewajiban atau lebih yang pasti tetap menggunakan satu kepala yang di dalamnya ada satu pikiran atau satu otak.Nah, di sini anak akan terpacu untuk lebih semangat dalam berusaha.Kemudian kita beritahukan bahwa "Orang hebat :adalah bukan orang tanpa sebuah masalah, tapi orang hebat adalah yang berusaha meletakkan sebuah masalah atau lebih ke dalam solusinya maisng-masing!!!.