JINBARAN : Jam Inovatif Bahasa Arab Terapan
Pemanfaatan
Jam Dinding Rusak Sebagai Media Pembelajaran Inovatif di Kelas Bahasa Arab SD
Dalam dunia pendidikan, kreativitas
seorang pendidik memegang peran penting dalam menciptakan suasana pembelajaran
yang efektif dan menyenangkan. Salah satu contoh nyata inovasi ini adalah
pemanfaatan jam dinding rusak sebagai media pembelajaran bahasa Arab di kelas 6
Sekolah Dasar Al-Falah Darussalam. Achmad Choiruman, S.Pd.I., M.Pd., sebagai
penggagas ide ini, berhasil mengubah benda yang tampaknya sudah tidak berguna
menjadi alat edukasi yang menarik dan interaktif.
Latar
Belakang
Jam dinding rusak sering kali menjadi
barang yang diabaikan saat sudah tidak berfungsi. Namun, dengan sedikit
kreativitas, jam dinding rusak dapat disulap menjadi media pembelajaran yang
mendukung penguasaan kosakata dan keterampilan berbahasa Arab. Dalam proses
belajar mengajar, media pembelajaran berbasis alat peraga memiliki peran
penting untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih cepat dan mendalam.
Konsep
Pemanfaatan Jam Dinding
Ide ini berawal dari keinginan untuk
menciptakan suasana pembelajaran yang tidak monoton dan dapat melibatkan siswa
secara aktif. Dengan memanfaatkan jam dinding rusak yang dilengkapi dengan
remote control, pendidik dapat menggunakannya untuk:
- Pengenalan Kosakata Waktu dalam Bahasa Arab
- Jam dinding digunakan sebagai alat untuk mengenalkan
kosakata waktu, seperti ساعة
(‘jam’), دقيقة (‘menit’), dan ثانية (‘detik’).
- Siswa diminta menyebutkan waktu dalam bahasa Arab sesuai dengan jarum jam yang dipilih menggunakan remote control.
- Simulasi Dialog
- Jam dinding dapat digunakan untuk mensimulasikan
dialog sederhana dalam bahasa Arab terkait waktu, misalnya:
- ما هي الساعة؟ ("Jam berapa sekarang?")
- الساعة الثانية وعشرون (“Pukul dua lebih puluh dua”).
- Permainan Interaktif
- Remote control digunakan untuk mengubah posisi jarum
jam secara acak, dan siswa harus menebak waktu yang ditunjukkan dalam
bahasa Arab.
- Aktivitas ini melatih kemampuan siswa dalam mengenali
angka dan waktu dengan cara yang menyenangkan.
Keunggulan
Metode Ini
- Meningkatkan Partisipasi Aktif Siswa
- Media ini mampu menarik perhatian siswa karena
melibatkan unsur permainan dan teknologi.
- Pemanfaatan Barang Bekas
- Mengajarkan siswa nilai keberlanjutan dengan
memanfaatkan barang yang dianggap tidak berguna.
- Penguatan Kosakata
- Siswa secara tidak langsung memperkuat penguasaan
kosakata bahasa Arab dengan konteks yang nyata.
Implementasi
di Sekolah Al-Falah Darussalam
Sekolah Al-Falah Darussalam, di
bawah bimbingan Achmad Choiruman, telah mengimplementasikan metode ini secara
bertahap. Pada awalnya, siswa diperkenalkan dengan konsep dasar membaca waktu
dalam bahasa Arab. Kemudian, mereka diajak untuk berlatih menggunakan jam
dinding sebagai alat bantu pembelajaran. Feedback dari siswa dan orang tua
menunjukkan bahwa metode ini sangat efektif dalam meningkatkan minat belajar.
Penutup
Pemanfaatan jam dinding rusak
sebagai media pembelajaran inovatif adalah salah satu bentuk kreativitas dalam
dunia pendidikan. Dengan pendekatan ini, Achmad Choiruman, S.Pd.I., M.Pd.,
telah memberikan kontribusi nyata dalam pengajaran bahasa Arab di tingkat
Sekolah Dasar. Semoga metode ini dapat menjadi inspirasi bagi pendidik lainnya
untuk terus berinovasi dan menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan
efektif.
#Jam rusak
#Jinbaran
#Media Jinbaran
#Media Inovatif Jinbaran